Perpustakaan merupakan “pusat informasi” tentang berbagai ilmu pengetahuan dan pusat sumber belajar. Seluruh elemen organisasi membutuhkan keberadaan pusat informasi, hal ini juga menjadi indikasi bahwa Universitas Abulyatama sebagai lembaga pendidikan swasta yang juga membutuhkan keberadaan sebuah perpustakaan agar terwujudnya pendidikan di perguruan tinggi.

Universitas abulyatama merupakan salah satu universitas swasta yang kredibilitas tinggi dalam melahirkan mahasiswa unggulan yang nantinya akan mampu bekerja di berbagai bidang, baik pemerintahan, lembaga swasta hingga menjadi pengusaha. Oleh karena itu, dalam meningkat integritas pendidikan, perpustakaan Abulyatama hadir sebagai media perputaran informasi guna memenuhi kebutuhan informasi para tenaga pendidik, mahasiswa hinggu seluruh jajaran staff di lingkungan Universitas Abulyatama.

Perpustakaan ini memiliki luas 40 x 40m, memiliki koleksi buku sebanyak 25 ribu koleksi ,yang terdiri dari berbagai macam judul buku. Perpustakaan ini memiliki karyawan sebanyak 4 orang , yang terdiri dari kepala dan staff nya. Sistem informasi yang digunakan di perpustakaan ini adalah pustakasilver. Sistem ini untuk memudahkan para mahasiswa dan civitas akademik dalam mencari atau mengakses informasi yang dibutuhkan oleh pengguna perpustakaan.

Perpustakaan Induk Universitas Abulyatama terletak di komplek pekarangan Universitas Abulyatama. Perpustakaan ini mulai aktif sejak tahun 1984 dengan koleksi yang hanya berjumlah &&&&. Kepala Perpustakaann pertama Bapak Wamad Abdullah, MA (1984-1990)

Pada awalnya, perpustakaan Universitas Abulyatama merupakan satu-satunya perpustakaan di Universitas Abulyatama, semua tersentralisasikan di perpustakaan induk untuk melayani kebutuhan mahasiswa akan suatu bacaan. Perpustakaan ini telah menyediakan seluruh buku-buku dari seluruh jurusan agar memudahkan proses belajar mengajar.

Pada hakikatnya, sebuah perpustakaan perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat kegiatan belajar mengajar ataupun pusat transfer informasi, namun seiring waktu berjalan perpustakaan induk unaya ini bertasnformasi menjadi pusat rekrearis dan juga pusat kultural. Hal ini berkat adanya dukungan dan perhatian dari Yayasan Abulyatama yang memprioritaskan pengembangan perpustakaan sebagai wujud pengembangan tri dharma perguruan tinggi.

Selain pihak Yayasan Abulyatama, ada beberapa pihak lain yang turut mengembangkan jantung pendidikan di Unaya ini, antara lain; The Asian Foundation, United States Information, Muslim World League. Koordinasi dan kerjasama yang baik antara pihak luar dengan pihak yayasan yang meningkatkan mutu dan layannan di perpustakaan agar terus memenuhi kebutuhan civitas akademika di lingkungan Universitas Abulyatama.